• Feed RSS

Kontak

Selasa, 11 Maret 2008

Seting port untuk suse sebagasi webserver

hmm.. Menulis lagi

Kali ini mencoba untuk menulis tentang gimana kemarin aku setting port untuk server. Ya mumpung masih ingat mendingan di tulis aja.

Seperti di ketahui bahwa port default dalam webserver sebelum kita edit adalah port 80. nah gimana cara kita untuk membuat port yang lain atau bisa juga menonaktifkan port 80 biar data yang kita simpan lebih aman (katanya sie). yaudah kita mulai aja

Distro yang kita pake Suse 10.3

Langkah awal
yang jelas install dulu suse 10.3 nya dan jga di sertakan pendukung untuk apache2 nya seperti
1. php-mysql
2. apache2
3. Mysql
dll. (lupa)

Langkah kedua
Pastikan semua terinstall baru kita mulai edit melalui Console.
Kita harus mnentukan di mana file file script kita taruh untuk bisa di panggil melalui port 9192
contok kita mau menaruh di /etc/program/
ketikan :
server $ mkdir /etc/program/
kemudian yang pertama kita edit adalah file services dalam /etc/ atau /etc/services
ketik peintah :
server $ vi /etc/services
kemudian cari port yang tidak terpakai (Unassigned)
misalnya kita mau pakai port 9192 yang tidak terpakai di linux suse 10.3
perhatikan gambar di bawah ini :



Langkah ke 3
Kita siapkan NameVirtualHost dan mengkatifkan port yang telah kita buat dengna mengedit file /etc/apache2/listen.conf
ketikan perintah :
server $ vi /etc/apache2/listen.conf
disini hal yang perluw kita lakukan menambahi listen di file tsb seperti gambar di bawah ini :



kemudian buat nama virtual host nya di file listen.conf juga
seperti gambar di bawah ini :




Langkah ke-4
Kita definisikan nama virtual host yang kita buat di listen.conf tadi. dengan cara kita masuk ke folder /etc/apache2/vhosts.d/
ketik :
server $ cd /etc/apache2/vhosts.d/

copy file vhost.template menjadi tempat dimana setting untuk nama virtual host kita definisikan dengancatatan dengan type .conf. seumpama kita mau bikin file data.conf
ketikan :
server $ cp vhost.template data.conf

kemudian edit file tersebut karena kita akan mulai mendefinisikannnya
ketikan :
server $ vi data.conf
di file ini kita dapat menentukan server name, server admin serta dokumen root yang natinya akan kita panggil melalui port 9192. perhatikan gambar di bawah ini :




setelah itu edit juga di file data.conf kelanjutan dari definisi dokumen root seperti gambar di bawah ini :



Langkah ke-5
Setelah selesai semua restart kembali apache2 nya
ketikan :
server $ service apache2 restart

Kemudian kita tinggal mmbuat halaman phpnya di folder /srv/program/
kita masuk halaman index.php ke direktori tersebut
server $ vi index.php
kita sisipkan pesan



setelah itu di simpan.
panggila aj lewat browser. Semoga berhasil Good luck friend .......

Wassalam

0 komentar: